Minggu, 31 Januari 2016

Harmoni Hujan

Angin lembut menerpa raga
Terdengar siulan pepohonan
Awan hitam menyebar luas
Menghalau saberkas cahaya

Air mulai jatuh membasahi aspal
Yang kering tergores oleh roda
Dingin mulai merasuk kedalam
Gemercik lantunkan  harmoni indah

Anak kecil menendang-nendang tanah
Menari riang penuh kegembiraan
Terlihat disekitar orang berlalu lalang
Entah apa tujuan mereka disana

Langit perlahan berubah cerah
Suara mesin melenyapkan nyanyian hujan

Malam yang Terekam

Malam yang indah ...
Bukan tentang cahaya bintang
Ataupun tarian dedaunan
Tapi saat bayangmu menemani lelap

Malam yang  ku nanti ...
Esok saat kita bersama disini
Membingkai kehidupan penuh kasih
Menuliskan lembaran baru ini

Malam ini akan kurekam ...
Memori saat aku merindukan
Dengan hati yang penuh harapan
Untuk bisa memilikimu seutuhnya

Sabtu, 30 Januari 2016

Gaduh

Gaduh ...
Suara bibir mengusik telinga
Janji terucap sebatas celotehan
Menjadi tak guna tuk didengar

Gaduh ...
Suara rintihan tanah terinjak
Tertusuk oleh jarum raksasa 
Memaksa air mata terjun bebas

Gaduh ...
Suara peluru menembus daging
Jiwa yang terbeli dengan rupiah
Seakan nyawa milik yang berdana

Gaduh ...
Suara hati yang menyesakkan dada
Ingin melantunkan kegelisahan
Namun apa daya ku tak punya kuasa

Kami T.E.L.A.N.

Saat ruang publik tak menunjukkan realita maka jalanan yang menyuarakannya,
buka telinga kala mata tak lagi menjadi saksi akan kenyataan, dengarkan dan telaah jangan telan mentah-mentah.

Banyak hal yang menyangkut jalanan mulai anak jalanan, lampu jalanan, makanan jalanan dan jalan-jalan lainnya. Mendengar cerita, keluh kesah, cacian dan gurauan masyarakat yang terdengar di jalanan menginspirasi terbentuknya blog ini.


Semoga blog ini bisa bermanfaat untuk netizen sekalian.